Kembali Bertemu Menteri Perdagangan Komisi Ekonomi Eurasia, Menko Airlangga Dorong Percepatan Proses Penandatanganan Indonesia–EAEU FTA

oleh -
Pertemuan Menko Airlangga dan Member of the Board – Minister in Charge of Trade of the Eurasian Economic Commission (EEC) Andrey Slepnev

NASIONAL_PI.Com_ Di tengah kondisi perdagangan global yang penuh dinamika sangat cepat, Pemerintah terus mendorong penguatan kerja sama ekonomi antara Indonesia dengan berbagai negara mitra dan kawasan strategis dunia.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto kembali mengadakan pertemuan secara daring dengan Member of the Board – Minister in Charge of Trade of the Eurasian Economic Commission (EEC) Andrey Slepnev, pada Kamis (9/07).

 

Pertemuan ini merupakan kelanjutan dari proses perundingan Indonesia-Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (I-EAEU FTA), sekaligus memperkuat hubungan ekonomi antara Indonesia dan negara-negara anggota Eurasian Economic Union (EAEU). Sebelumnya, kedua Menteri bertemu pada pertemuan bilateral pada 29 Mei 2025 di Jakarta, serta pertemuan lanjutan di sela-sela acara mendampingi Presiden menghadiri St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF 2025) pada 20 Juni 2025, yang menghasilkan penandatanganan Joint Statement mengenai penyelesaian secara substansial dari Perundingan FTA tersebut.

Baca Juga :  Alat EPIRB Belum Ditemukan, BBPD Haltim dan Basarnas Malut Keluarkan Himbauan Kepada Masyarakat Kota Maba

 

Kedua Menteri menyampaikan apresiasi kepada Tim Perunding masing-masing atas capaian yang signifikan dalam proses perundingan, dan kembali menekankan komitmen kuat untuk segera memulai proses hukum domestik yang diperlukan guna menuju penandatanganan Indonesia-EAEU FTA.

 

“Kami menyambut baik hasil yang telah dicapai oleh Tim Perunding. Ini menandai langkah penting menuju finalisasi I-EAEU FTA,” ujar Menko Airlangga.

 

Menteri Slepnev juga menyampaikan pandangan serupa dan menegaskan kesiapan internal pihak EAEU untuk menyelesaikan proses legal bersama negara-negara anggota EAEU dalam waktu dekat.

Baca Juga :  Polsek Cikarang Pusat Gelar Binluh Harkamtibmas di Masjid Asy-Syifa Jayamukti

 

“Tim kami siap menjalankan proses sesuai jadwal yang telah disepakati,” ujar Menteri Slepnev.

 

Kedua pihak menargetkan agar proses legal scrubbing dapat diselesaikan secepatnya, sehingga perjanjian dapat diselesaikan dan ditandatangani secara resmi pada Desember 2025.

 

Di tengah isu-isu proteksionisme perdagangan global, hubungan perdagangan Indonesia dan EAEU terus meningkat. Pada kuartal pertama 2025, total perdagangan Indonesia-EAEU melonjak sebesar 84,40% mencapai USD1,57 miliar. Sedangkan, dari sisi investasi, EAEU merealisasikan investasi senilai USD 273,7 juta ke Indonesia yang naik hingga dua kali lipat dibandingkan total realisasi pada 2023.

Baca Juga :  Polsek Setu Gelar Gerakan Pangan Murah, Ratusan Paket Beras SPHP Ludes Terjual

 

Didukung dengan populasi gabungan lebih dari 460 juta jiwa dan peluang perluasan akses pasar melalui I-EAEU FTA, Menko Airlangga meyakini kerja sama ini merupakan pilar baru dalam diversifikasi pasar dan penguatan ketahanan ekonomi nasional Indonesia.(tim

 

Turut hadir dalam pertemuan ini yakni Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso, Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kemenko Perekonomian Edi Prio Pambudi, Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Djatmiko Bris Wicaksono, Staf Ahli Bidang Hubungan Internasional Kementerian Perdagangan/Chief Negotiator IEU CEPA

No More Posts Available.

No more pages to load.