OKU Selatan, Sumsel–Polres OKU Selatan menggelar silaturahmi dan dialog terbuka bersama mahasiswa/i se-Kabupaten OKU Selatan, Jumat (13/2/2026), di Ruang Lobi Tathya Dharaka Mapolres. Pertemuan ini berlangsung hangat, penuh gagasan konstruktif, dan ditutup dengan makan siang serta salat berjamaah.
Kapolres OKU Selatan, AKBP I Made Redi Hartana, didampingi Kasat Intelkam AKP Arie Gusman, menegaskan bahwa mahasiswa khususnya Gen Z memegang peran strategis dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Mahasiswa harus hadir di tengah masyarakat. Terlibat aktif dalam edukasi, kegiatan sosial, dan penguatan moral. Ini kontribusi nyata menjaga kondusivitas daerah,” tegas Kapolres.
Dalam forum tersebut, Kapolres memaparkan dua program unggulan, yakni Desa Sadar Digital (DSD) dan SAJADAH (Sambang Jemaah di Tempat Ibadah).
Dijelaskannya, program DSD difokuskan pada peningkatan literasi digital guna menangkal hoaks, ujaran kebencian, dan penyalahgunaan media sosial. Sementara SAJADAH menjadi pendekatan humanis Polri melalui kegiatan keagamaan dan pembinaan karakter generasi muda.
Sementara pada momentum Ramadan 1447 H juga akan dimanfaatkan untuk memperkuat kolaborasi. Kapolres mengajak mahasiswa terlibat dalam bakti sosial dan pembagian takjil sebagai wujud kepedulian sosial sekaligus memperkuat citra Polri yang humanis dan dekat dengan masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Ketua BEM STIT Darul Huda Muaradua, Yogi Irhamna, menyampaikan apresiasi atas komunikasi yang telah terbangun bersama jajaran Intelkam. Ia menegaskan kesiapan mahasiswa menjadi pelaksana dan penggerak program DSD serta SAJADAH, termasuk dalam penyuluhan kamtibmas dan pembinaan generasi muda.
Bidang Kominfo BEM STIT Darul Huda juga siap menjadi mitra strategis dalam menyebarkan informasi positif dan melawan disinformasi yang berpotensi memecah belah masyarakat.
Dukungan serupa juga datang dari mahasiswa Universitas Terbuka yang menyatakan komitmennya membantu edukasi kamtibmas di tengah masyarakat.
Sementara itu, unsur keagamaan melalui FKUB OKU Selatan menyatakan kesiapan melibatkan para penyuluh agama dalam pelaksanaan Program SAJADAH untuk memperkuat pembinaan umat, moderasi beragama, dan semangat persaudaraan.
Ditempat yang sama, Kasat Intelkam AKP Arie Gusman menegaskan, mahasiswa adalah mitra strategis dan agen Polri di kalangan Gen Z. Komunikasi yang telah terjalin diharapkan semakin luas dan solid, tidak hanya dengan fungsi Intelkam, tetapi seluruh personel Polres.
Silaturahmi ini menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi, meningkatkan literasi digital, mengedukasi kamtibmas, serta mencegah kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba.
Mahasiswa bukan sekadar penonton. Mereka adalah agen perubahan. Dan dari OKU Selatan, kolaborasi konkret itu kini dimulai. (Red)







