Porosinformasi.com – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79 yang jatuh pada 1 Juli mendatang, Polsek Babelan melaksanakan kegiatan penyuluhan bertajuk “Police Goes to School” di SMAN 2 Babelan, Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Rabu (4/6/2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada pelajar terkait bahaya narkoba, perundungan, kenakalan remaja, serta pentingnya tertib berlalu lintas.
Acara dimulai pada pukul 07.20 WIB dan dihadiri langsung oleh Kapolsek Babelan Kompol Wito, SH., MH., bersama Kanit Lalu Lintas Iptu Agus Ruhiyat, SH, Bhabinkamtibmas Aiptu Mislan, dan Kasi Humas Aiptu Muh Bahrudin. Kegiatan berlangsung di aula utama sekolah dan diikuti oleh ratusan siswa-siswi serta para guru pendamping.
Penyuluhan Menyasar Isu-isu Krusial di Kalangan Pelajar Dalam sambutannya, Kapolsek Babelan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan humanis kepolisian dalam membangun kesadaran hukum sejak dini di kalangan pelajar.
Kompol Wito mengingatkan para siswa untuk tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba dan kenakalan remaja yang bisa merusak masa depan mereka.
“Adik-adik sekalian adalah generasi penerus bangsa. Jangan sia-siakan masa depan kalian hanya karena hal-hal yang bersifat sementara seperti tawuran, geng motor, atau penyalahgunaan obat-obatan. Jadilah generasi yang berprestasi, bukan generasi yang terjerumus dalam tindak pidana,” tegas Kompol Wito.
Selain itu, penyuluhan juga menyoroti dampak negatif dari perundungan (bullying), baik secara fisik maupun verbal, yang dapat menimbulkan trauma jangka panjang bagi korban. Siswa diimbau untuk saling menghargai dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan inklusif.
Sosialisasi Tertib Lalu Lintas dan Jam Malam Pelajar Materi lain yang disampaikan dalam kegiatan ini adalah pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, khususnya bagi pelajar yang sudah mengendarai kendaraan bermotor.
Iptu Agus Ruhiyat mengingatkan siswa bahwa mengendarai sepeda motor tanpa SIM, tidak menggunakan helm, serta melanggar rambu lalu lintas adalah pelanggaran serius yang bisa berujung pada kecelakaan.
“Keselamatan bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk orang lain. Jangan sampai karena kurang disiplin, kalian atau pengguna jalan lain menjadi korban,” ujarnya.
Selain itu, polisi juga mengingatkan tentang penerapan jam malam bagi pelajar. Para siswa diminta tidak berkeliaran di luar rumah pada malam hari tanpa alasan yang jelas, mengingat potensi terlibat dalam aktivitas yang tidak diinginkan seperti tawuran atau nongkrong di tempat-tempat rawan.
Sementara itu, Pihak SMAN 2 Babelan menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran jajaran Polsek Babelan. Kepala sekolah menyatakan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting dalam membentuk karakter dan kesadaran hukum siswa.
“Kami merasa sangat terbantu dengan kehadiran pihak kepolisian. Ini menjadi bukti nyata sinergi antara dunia pendidikan dan aparat penegak hukum. Harapan kami, kegiatan seperti ini bisa rutin dilakukan demi menciptakan sekolah yang aman dan bebas dari pengaruh negatif,” ungkap salah satu perwakilan guru.
Kegiatan Police Goes to School di SMAN 2 Babelan diakhiri dengan sesi tanya jawab antara siswa dan personel Polsek. Para pelajar tampak antusias bertanya seputar hukum, lalu lintas, dan permasalahan sosial yang mereka hadapi di lingkungan sekitar.
Dengan kegiatan ini, Polsek Babelan berharap dapat terus menanamkan nilai-nilai positif kepada generasi muda, sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, khususnya kalangan pelajar.






