Tiga Ketua RT dan Pengurus dilaporkan Polisi oleh Direks IPM RD 75

oleh -

Porosinformasi.com – Ketua RW 24 dilingkungan Perumahan Pesona Indah Residance Kampung Ceger, Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung, melaporkan tiga RT beserta pengurusnya ke polisi atas dugaan pencemaran nama baik atau prasangka palsu, Rabu (11/1/2023).

“Saya melaporkan 4 orang termasuk 3 orang ketua RT dan juga 1 pengurus, yang langsung diterima di SPKT dengan surat tanda terima laporan pengaduan Nomor: LPIB/100/1/2023/SPKT/Polres Metro Bekasi/Polda Metro Jaya,” ucap Poltak Seven Five Parulian Hutahaean.

Laporan ini dibuat lantaran dirinya dianggap terlalu kritis terhadap masalah pembangunan di wilayahnya dan pelaporan terkait adanya pungutan liar (pungli).

“Saya menduga karena saya pastikan pungutan ini mendasar, jadi pungli. Saya hanya meminta laporan kepada ketua RT awalnya,” tuturnya.

Baca Juga :  PT Position Gelar Kegiatan Festival Pelajar

“Hanya yang membingungkan saya, orang-orang yang jadi warga terutama RT 02 dan RT 03, ini saya katakan tidak kenal semua. Kalau saya lihat di surat mosi tidak percaya terhadap (dirinya sebagai ketua RW) ini ikut menandatangani,” bebernya.

Selain pencemaran nama baik, ia juga telah melaporkan pemalsuan data.

“Saya merasa ini akan menjadi suatu rentetan pemalsuan data, termasuk perumahan-perumahan subsidi KPR terkait rekening koran, status pekerjaan (fiktif), dan juga penipuan marketing terhadap rumah-rumah cash,” katanya.

Di SPKT, dirinya juga memberikan sejumlah barang bukti terkait pencemaran nama baik terhadap dirinya sebagai berikut;

Baca Juga :  Bersama Pemerintah dan Swasta, PTBA Dukung Rehabilitasi Mangrove

Para pelaku memberikan mosi tidak percaya yang ditujukan kepada korban dengan tuduhan di kalangan warga RT003/RW 024, yakni:

1. Hampir di setiap hari perkataannya selalu berkata kasar.

2. Mencontohkan hal yang tidak baik mengajak warganya untuk adu fisik/berantem.

4. Tindakannya tidak patut menjadi tauladan bagi seluruh warganya.

5. Menjadi ketua RW 024 dengan mengintimidasi warga

Adapun dikalangan RT 001/RW 024, para pelaku memberikan mosi tidak percaya yang di tujukan kepada korban dengan tuduhan Sbb:

1. Mengadu domba antara warga beragama muslim dan kristen yang berada di Perumahan Pesona Indah Residence dengan memasang lampu natal di depan pintu gerbang utama Pesona Indah Residence tanpa sepengetahuan warga muslim dan kristen dan tanpa meminta izin kepada pihak ketua RT 001.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Ungkap Kasus Home Industri Pembuat cairan Liquid Narkotika Jaringan Internasional

2. Serta selalu berkata kasar dan melakukan intimidasi kepada warga.

Sedangkan dirinya selama ini tidak pernah merasa melakukan apa yang telah di tuduhkan oleh para pelaku kepada dirinya.

“Atas kejadian tersebutlah saya merasa nama baiknya dicemarkan dan melaporkan kejadian ini ke Polres Metro Bekasi guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” tandasnya.

Dalam hal tersebut tiga ketua RT yang dilaporkan PSF Parulian, diantaranya ialah RE (ketua RT 001), TT (Plt RT 002), AS (Ketua RT 003) dan IR (Sekretaris RT 001). (Kikih/Red)

No More Posts Available.

No more pages to load.