Polres Halmahera Timur dan Dinkes Sosialisasi Larangan Obat Sirup Anak

oleh -

 

Polres Halmahera Timur Dan Dinas Kesehatan saat melakukan sosialisasi larangan obat Syrup di apotik

Halmahera Timur

Porosinformasi.com

Menindaklanjuti himbauan Kemenkes RI terkait penarikan sejumlah merk obat yang beredar di pasaran, Polres Halmahera Timur menggelar sosialisasi terkait bahaya pengunaan obat sirup untuk anak Sabtu 22/10/22

Diketahui sampai dengan tanggal 18 Oktober 2022, Kemenkes RI telah mencatat sebanyak 206 anak  di 20 provinsi mengalami gagal ginjal akut dan sebanyak  99 anak meninggal dunia yang diduga akibat menggunakan obat sirup

Baca Juga :  DP2KBP3A Haltim Apresiasi Kegiatan Rakerta Pertama Kaum Ibu Sinode GMIH Tingkat Provinsi Maluku Utara

Dalam kegiatan tersebut Polres Haltim bersama Dinas Kesehatan juga  memastikan 5 (lima) jenis obat sirup yang telah ditarik dari peredaran  yakni  Termorex Sirup (obat demam), Flurin DMP Sirup (obat batuk dan flu), Unibebi Cough Sirup (obat batuk dan flu), Unibebi Demam Sirup (obat demam) dan Unibebi Demam Drops (obat demam)

Kapolres Halmahera Timur AKBP Edy Sugiarto SE MH melalui Kasat Binmas AKP Ibrahim Ode   menjelaskan bahwa pihaknya melakukan sosialisasi dan pengecekan kepada sejumlah apotek, klinik, Praktek Mandiri dan toko obat se kecamatan Maba Kabupaten Haltim, agar pemilik pengelola segera menari

Baca Juga :  Pemkab OKU Selatan Ikuti Diseminasi Pengenalan Aplikasi Penilaian Maturitas Penyelenggaraan SPIP Terintegrasi Tahun 2024

tidak di perjual  belikan sementara atau tidak di pajang pada eralasi toko

 

“Dari 4 (empat)  apotek, klinik  dan toko obat yang kita kunjungi,  pemilik sangat tanggap dan kesadaran instruksi kementerian kesehatan dan Balai POM sehingga ketika informasi larangan penggunaan obat sirup tersebut dirilis mereka sudah melakukan penarikan dan ditempatkan tempat khusus  Jelasnya

 

Dengan adanya sosialisasi dan himbauan ini Polres Haltim bersama Dinas Kesehatan berharap masyarakat dapat lebih selektif terhadap penggunaan obat sirup pada anak mengingat saat ini hanya terdapat lima jenis Obat sirup

Baca Juga :  Coblos Bersama Istri dan Anak, Bupati Ubaid Sebut Masyarakat Penentu Pemimpin Bangsa

 

Nur/red

No More Posts Available.

No more pages to load.