Porosinformasi.com – Polda Metro Jaya melalui jajaran Polres Metro Bekasi melaksanakan pengiriman perdana penjualan hasil produksi program ketahanan pangan berupa 15 ton jagung pipil kering menuju peternakan di wilayah Cirebon, Senin (2/2/2026).
Kegiatan pengiriman tersebut dilaksanakan dari Gudang Jagung Pipil Ketahanan Pangan Polda Metro Jaya yang berlokasi di Sukamahi, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Program ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta meningkatkan kemandirian pangan berbasis sektor pertanian.
Kapolsek Cikarang Pusat AKP Elia Umboh, S.H., M.H., mengatakan bahwa pengiriman perdana ini menjadi bukti nyata keberhasilan program ketahanan pangan yang dijalankan oleh Polda Metro Jaya bersama masyarakat dan instansi terkait.
“Jagung pipil yang dikirim merupakan hasil panen dari lahan ketahanan pangan Polda Metro Jaya dengan kualitas baik dan siap jual. Hasil panen ini dipasarkan untuk mendukung kebutuhan peternakan serta industri pakan ternak,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Wakapolsek Cikarang Pusat IPTU Noto Aksoro, Kanit IK Polsek Cikarang Pusat IPTU Anwar Fadilah, S.H., M.H., serta perwakilan dari Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi dan tokoh masyarakat setempat.
Sebelum pengiriman dilakukan, petugas melaksanakan pengecekan langsung terhadap kualitas dan kuantitas jagung pipil. Dari hasil pengecekan, diperoleh komoditas jagung pipil kering dengan total hasil panen sebanyak 15 ton, yang dinyatakan layak dan siap untuk dipasarkan.
Selain mendukung peternakan di wilayah Cirebon, hasil panen jagung pipil ini juga terbuka untuk memenuhi kebutuhan UMKM, pedagang kecil hingga besar, serta industri pakan ternak.
Kegiatan pengiriman perdana ini juga diisi dengan pemberian arahan dan koordinasi guna memastikan distribusi berjalan aman, tertib, dan lancar. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 17.00 WIB dalam situasi yang kondusif.
Melalui program ketahanan pangan ini, Polda Metro Jaya berharap dapat terus berkontribusi dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.








