Penyampaian Kuappas Haltim Tahun Anggaran 2022 Defisit 67 Miliar

oleh -

Rancangan perubahan Kuappas Haltim tahun anggaran 2022, berfokus pada rasionalisasi anggaran dan penyesuaian kegiatan yang telah dilakukan.

 

Penyerahan Draf KUA-PPAS tahun 2022 Bupati Ubaid Yakub kepada Ketua DPRD Jhon Ngaraitji

HALTIM_MALUT

Porosinformasi.com_ Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Halmahera timur (Haltim) bersama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Haltim telah melakukan Rapat paripurna penyampaian rancangan perubahan kebijakan umum anggaran dan perubahan prioritas plafon anggaran sementara (Kua-ppas) tahun anggaran 2022.

Penyampaian Kua-ppas Tahun Anggaran 2022 disampaikan langsung Bupati Haltim Ubaid Yakub, Senin (22/08/2022) yang bertempat di ruangan rapat paripurna DPRD Haltim.

Baca Juga :  Atlet Taekwondo Suara Fayfiye Kota Maba, Raih 22 Medali Kejuaraan Danlantamal Cup Sulawesi Utara

 

Bupati Ubaid Yakub dalam pidatonya penyampaian rancangan perubahan Kuappas Tahun angaran Anggaran 2022, lebih diarahkan pada penyesuaian Perubahan APBN Tahun 2022.

Kata dia, dari sisi Pendapatan Daerah terjadi perubahan mendasar pada struktur APBN didasarkan pada Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 98 Tahun 2022 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 104 Tahun 2021 tentang Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2022 dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 116/PMK.07/2022 tentang Perubahan Rincian Dana Alokasi Khusus Nonfisik Tahun Anggaran 2022.

Baca Juga :  Kejari OKU Selatan Limpahkan Berkas Sembilan Desa Laporan Masyarakat

 

Lanjtnya, sedangkan dari sisi alokasi belanja untuk memenuhi program dan kegiatan yang dipandang harus ditingkatkan capaian kinerjanya dengan melakukan rasionalisasi anggaran dan penyesuaian kembali terhadap kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan Pergeseran Anggaran mendahului Perubahan APBD Tahun Anggaran 2022.

 

Ubaid menuturkan, Pendapatan daerah pada fase Perubahan tahun 2022 secara total mengalami peningkatan sebesar Rp20.929.665.845,97 dari target pendapatan sebelumnya yang ditargetkan sebesar Rp1.007.321.913.170,00, atau naik sebesar 2,08 persen.

 

Sementra untuk Belanja Daerah kata dia, pada fase Perubahan Tahun Anggaran 2022 secara total mengalami peningkatan sebesar Rp44.122.449.834,00 dari rencana total Belanja Daerah sebelumnya yang sebesar Rp1.051.644.599.346,00 atau naik 2,43 persen.

Baca Juga :  Ketua SMSI OKU Selatan dan PWI Pastikan Korban Penyiraman Air Keras Bukan Jurnalis Atau Wartawan

 

Dengan demikian, estimasi total Pendapatan Daerah pada fase

Perubahan Tahun Anggaran 2022 adalah sebesar Rp1.028.251.579.015,97. Jika dibandingkan dengan estimasi total

Belanja Daerah yang mencapai jumlah sebesar Rp1.095.767.049.180,00.

 

Dan diperkirakan akan terjadi Defisit Anggaran sebesar Rp67.515.470.164,03 yang akan ditutupi dengan Pembiayaan Netto Rp67.515.470.164,03 yang bersumber dari Sisa Lebih Pembiayaan Tahun Anggaran Sebelumnya.

 

Nur/red

No More Posts Available.

No more pages to load.