Pelaku Penipuan Pengganjal ATM berhasil di ringkus Polisi

oleh -

Porosinformasi.com – Unit Reskrim Polsek Babelan dan Unit Jatanras Polres Metro Bekasi berhasil mengungkap dua pelaku tindak pidana pengganjal ATM dengan memperdaya korban yang sudah lansia, dari tangan kedua pelaku petugas berhasil mengamankan dua unit kendaraan roda empat dan beberapa barang bukti lainnya.

tertangkapnya kedua pelaku pengganjal ATM ini berawal dari adanya laporan korban saat akan mengambil uang di ATM salah satu Indomaret T717 yang berada di taman wisata Blok A 12/17 Rw 31 Kelurahan Bahagia Kecamatan Babelan.

Baca Juga :  Pemdes Kecamatan Maba Dukung Aksi Program Antam Group untuk Pengelolaan Pangan Lokal

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi mengungkapkan
pada di tempat tersebut saat korban akan mengambil uang melalui mesin ATM Bank BRI saat kartu ATM ingin di masukan ke mesin ATM namun tidak bisa masuk. Kemudian, datang seorang laki – laki yang tidak di kenal mengatakan mengambil uang tidak perlu menggunakan ATM.

Selanjutnya korban di arahkan oleh pelaku untuk menekan nomor PIN kartu ATM milik korban dan pada saat korban pindah ke konter ATM lainnnya namun korban melihat di layar ATM bahwa kartu ATM sudah diblokir ,dan saat korban datang kekantor BRI KCP Pondok Ungu didapatilah uang milik korban dari saldo semula berkurang sebesar Rp 60.000.000,-(enam puluh juta rupiah).

Baca Juga :  Festival Layang-layang Sriwijaya Resmi Digelar di Pantai Bidadari

“Ketika mengetahui uang sudah tidak ada dengan spontan korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke polsek babelan,” ucap Kapolres.

Petugas Reskrim yang mendapat laporan aksi ganjal ATM dengan korban yang mengalami kerugian puluhan juta rupiah, langsung melakukan penyidikan dengan mengamankan dua pelaku (YN) dan (MEP) yang merupakan warga Kediri Jawa tengah dan Lampung Selatan.

“keduanya pelaku kita amankan di dua tempat berbeda setelah adanya laporan dari warga yang mengalami kerugian puluhan juta rupiah akibat tertipu aksi kedua pelaku,” jelas Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi.

Baca Juga :  Badan Pengelola Ajak Pengunjung F1 Power Boat Dukung Geopark Kaldera Toba di Revalidasi 2024

Atas perbuatannya kini kedua pelaku terancam pasal dan ancaman hukuman tindak pidana pencurian  atau penipuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 ayat 1 dan atau 378 KUHP  dengan ancaman hukuman penjara selama – lamanya tujuh tahun dan empat tahun. (Kikih/Red).

No More Posts Available.

No more pages to load.