Lima Hari Operasi Zebra Musi Ratusan Pengendara di OKU Selatan Dapat Teguran

oleh -

OKU Selatan Sumsel–Memasuki hari kelima (5) pelaksanaan Operasi Zebra Musi 2022, Satlantas Polres Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan mencatat sebanyak 620 pengendara kedapatan melanggar lalu lintas.

Kapolres OKU Selatan, AKBP Indra Arya Yudha., SH.,SIK.,MH, melalui Kasat Lantas Polres OKU Selatan Iptu Joko Edy Santoso STK., SIK., yang di sampaikan Kanit Regident Polres OKU Selatan IPDA Cristian Hadinata.,SH, mengatakan ratusan pengendara itu mendapat sanksi berupa teguran.

Baca Juga :  Nekat Setubuhi Anak Bawah Umur, Seorang Pemuda di OKU Selatan Diringkus Polisi

Dikatakan IPDA Cristian, operasi Zebra Musi ini dimulai sejak Senin, 3 Oktober 2022 hingga 14 hari ke depan. Pada hari pertama, jumlah pelanggar yang ditegur berjumlah 225 pelanggar, hari kedua berjumlah 190, hari ketiga 97, hari ke empat 55, dan hari kelima 53 pelanggar.

“Hingga hari kelima jumlah total pelanggar yang mendapat teguran sebanyak 620 pengendara,” kata IPDA Cristian saat disambungi di ruang kerjanya. Jum’at (07/10/2022)

Ratusan pelanggar itu sebagian besar terdiri dari pengendara roda dua yang tidak memakai helm hingga membonceng lebih dari satu orang.

Baca Juga :  Petugas Penghubung Urusan Keagamaan Antar Desa, Diduga Dinonaktifkan Tanpa Sebab

“Ada juga pengendara yang melakukan pelanggaran berat karena mereka secara kasat mata melanggar aturan. Misalkan, mereka sudah tidak pakai helm dan bonceng tiga,”ungkap Kanit Regident.

Ia menyebutkan sebagian besar pelanggar yang ditilang merupakan warga setempat.

“Yang melanggar itu rata-rata warga seputar kecamatan Muaradua. Tapi sudah usia dewasa semua, tidak ada yang di bawah umur,” ungkap dia.

Dengan digelarnya operasi ini, IPDA Cristian berharap masyarakat dapat lebih menyadari pentingnya kedisiplinan dalam berkendara dan berlalu lintas.

Baca Juga :  Pasca Pilkades Serentak, Kapolres OKU Selatan Lepas Personel BKO Brimob Polda Sumsel

“Kami sampaikan kepada pengguna jalan bahwa setiap operasi yang kami lakukan, tujuannya untuk mendisiplinkan masyarakat. Agar melengkapi diri maupun surat-surat. Tentunya juga mengetahui peraturan lalu lintas.”, harapnya

Lebih lanjut ia mengatakan tujuannya untuk mendisiplinkan masyarakat, agar masyarakat yang berkendara ke jalan raya lebih memahami aturan dan disiplin.

“Sehingga tingkat kecelakaan bisa ditekan,” pungkasnya. (Red)

No More Posts Available.

No more pages to load.