Kapolres OKU Selatan dan Kasat Lantas Sosialisasi Tilang Elektronik

oleh -

OKU Selatan Sumsel–Satuan Lalulintas (Satlantas) Polda Sumsel Polres OKU Selatan secara resmi akan memberlakukan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik pada 1 Januari 2023 mendatang.

Seperti diketahui tilang elektronik merupakan tindakan pelanggaran lalulintas berbasis teknologi yang akan merekam para pengendara yang melanggar lalulintas.

Sebelum tilang elektronik itu diberlakukan, Sat lantas Polres OKU Selatan terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada pengendara yang melintas di wilayah hukum Polres OKU Selatan.

Seperti sosialisasi yang dipimpin langsung oleh Kapolres OKU Selatan AKBP Indra Arya Yudha.,SH.,SIK.,MH, yang didampingi Kasat Lantas Polres OKU Selatan Iptu Joko Edy Santoso.,STK.,SIK.

Baca Juga :  Personil Polres OKU Selatan Jalani Pemeriksaan Kesehatan Rutin

Sosialisasi yang berlangsung di aula kantor camat Buay Rawan ini dihadiri langsung oleh Camat Buay Rawan, kepala Desa dan tokoh masyarakat. Jum’at (02/12/2022)

Menurut Kapolres OKU Selatan AKBP Indra Arya Yudha.,SH.,SIK., MH, sosialisasi akan dilakukan hingga akhir Desember mendatang. Setelah itu pada 1 Januari 2023 pihaknya resmi memberlakukan tilang elektronik.

“Nantinya para pelanggar yang terekam oleh kamera ETLE akan dilakukan penindakan oleh personel Satlantas Polres OKU Selatan yang memonitor di ruang TMC Polres OKU Selatan,” jelas Kapolres pada saat sosialisasi

Baca Juga :  Tiga Pelaku Penggelapan Dana Nasabah di OKU Selatan Dituntut 8 Tahun Penjara

Dikatakan Kapolres setelah operator TMC Polres OKU Selatan memvalidasi pelanggaran lalu lintas berdasarkan foto kamera ETLE, kemudian surat tilang akan dikirimkan ke alamat pelanggar sesuai yang tercantum pada data TNKB melalui kantor Pos.

“Setelah menerima surat bukti pelanggaran, pelanggar lalin dapat mengonfirmasi dengan mengisi data dengan cara melakukan scan barcode yang tercantum dalam surat,” jelas Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan masyarakat yang tidak memiliki smartphone, menurut, dapat mengisi blangko yang terlampir dalam surat pelanggaran yang dikirim oleh petugas.

Baca Juga :  Kapolda Metro Jaya Ganjar Penghargaan 5 Personel Berprestasi

“Masyarakat yang tertangkap melakukan pelanggaran diberikan waktu 14 hari untuk melakukan konfirmasi. Apabila tidak dikonfirmasi akan kami lakukan pemblokiran oleh samsat setempat,” pungkasnya.

Sebelum menyampaikan materi tentang tilang elektronik dan menghimbau masyarakat untuk tertib berlalulintas Kapolres OKU Selatan secara simbolis membagikan sarana kontak berupa Helm SNI dan baju kaos ETLE kepala perwakilan masyarakat, kepada desa dan peserta sosialisasi. (Red)

No More Posts Available.

No more pages to load.