Jadi Narsum Podcast PN Baturaja, Kajari OKU Selatan Bahasa Berbagai Persoalan Hukum

oleh -

OKU Selatan Sumsel–Pererat hubungan silaturahmi antar penegak hukum, Kepala Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan beserta jajaran kunjungi Pengadilan Negeri (PN) Ogan Komering Ulu (OKU) Baturaja. Kamis (13/10/2022).

Silaturahmi tersebut dimaksudkan sebagai Ikhtiar untuk meningkatkan koordinasi antara kedua lembaga penegak hukum di kabupaten OKU Selatan dan OKU Raya tersebut.

Kedatangan Kepala Kejaksaan Negeri OKU Selatan Dr Adi Purnama.,SH.,MH, beserta jajaran disambut langsung Ketua Pengadilan Negeri Baturaja, Hendri Agustin.,SH.,MH dan jajaran.

Kajari OKU Selatan, Dr Adi Purnama.,SH.,MH, pada kesempatan ini mengatakan kegiatan silaturahmi antar Jaksa di Kejari OKU Selatan dengan para hakim di Pengadilan Negeri (PN) Baturaja bertujuan untuk sharing mengenai peningkatan pelayanan hukum dan keadilan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Kapolda Sumsel Irjen Pol Rahmad Wibowo Jenguk Personel Alami Lakalantas Usai PAM TPS 

Selain itu tambah Kajari, pada kegiatan ini dibahas juga tentang situasi penegakan hukum di wilayah hukum kejaksaan Negeri OKU Selatan terkait berbagai macam tindak pidana yang dominan di OKU Selatan.

“Silaturahmi antar Jaksa di Kejaksaan Negeri OKU Selatan dan para hakim pada PN Baturaja ini membahas mengenai peningkatan pelayanan hukum, penegakkan hukum di OKU Selatan terkait berbagai macam tindak pidana yang dominan di OKU Selatan yang dapat dilihat dari inkracht suatu perkara”, jelas Kajari

Lebih lanjut Kajari mengatakan, pada momen ini, ia berkesempatan menjadi narasumber pada kegiatan podcast di Pengadilan Negeri (PN) Baturaja yang membahas berbagai persoalan seputar hukum.

“Di era sekarang, Podcast sebagai salah satu media yang dapat digunakan untuk mensosialisasikan tugas dan fungsi penyelenggara pelayanan publik, tidak terkecuali di lingkungan peradilan”,ungkapnya

Baca Juga :  Kejaksaan Negeri OKU Selatan Terima Pelimpahan Berkas Pembunuhan di Kembang Tinggi

Dikatakan Kajari, pada podcast tersebut dijelaskan beberapa permasalahan hukum di OKU Selatan diantaranya mengenai pidana umum yang dominan di kabupaten OKU Selatan, peran kejaksaan dalam penanganan tipikor serta peran kejaksaan di sisi Datun mengawal pemerintah daerah dalam pemulihan ekonomi masyarakat OKU Selatan terutama tertib dan amanah dalam mengelola APBD.

Selain itu dari sudut intelijen kejaksaan juga berperan dalam pencegahan agar tidak terjadi peristiwa pidana dalam proyek-proyek daerah. Hal tersebut sesuai amanat undang-undang no 11 tahun 2021 tentang kejaksaan.

Dalam podcast ini juga dibahas mengenai Restorative Justice (RJ). Terkait RJ, pada tahun ini pihak Kejaksaan Negeri OKU Selatan sudah empat kali melakukan penghentian perkara melalui Restorative Justice.

Baca Juga :  Kejari OKU Selatan Tetapkan Mantan Kepala Desa Tunas Jaya Sebagai DPO

Kepala Kejaksaan Negeri OKU Selatan Dr Adi Purnama.,SH.,MH, menjelaskan, Restorative Justice (RJ) merupakan sebuah skema penyelesaian peristiwa pidana.

Kejari menjabarkan pemikiran-pemikiran tentang RJ sudah sejak lama ada dan dituangkan dalam Peraturan Kejaksaan nomor 15 tahun 2020.

RJ diberikan hanya satu kali kepada pelaku. Namun ada ketentuan hukum yang mengatur pemberian RJ, diantaranya tindak pidana yang dilakukan tergolong ringan dengan kerugian yang tidak terlalu besar dan pelaku baru satu kali melakukan tindak pidana.

“Keadilan restoratif ini diberikan untuk menstabilkan kondisi di masyarakat. Ada beberapa ketentuan hukum yang dijadikan acuan dalam penerapan Restorarive Justice (RJ)”.tutup Kajari. (Red)

No More Posts Available.

No more pages to load.