
HALTIM,PI.Com – Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) memetakan puluhan titik destinasi unggulan yang tersebar merata di 10 kecamatan. Kekayaan ini menjadi modal utama Haltim untuk menjadi magnet wisata baru di Maluku Utara.
Kepala Bidang Destinasi Disparbud Haltim, Harmin S. Abdullah, menyatakan bahwa potensi wisata daerah ini mencakup aspek alam, sejarah, hingga edukasi. “Tugas kami adalah memoles infrastruktur di seluruh titik ini agar wisatawan nyaman saat berkunjung ke pelosok Haltim,” ujarnya.Kamis 29/01/26
Dikatakan Harmin ada sekitar 46 Daya Tarik Wisata Alam bahari, 1 Wisata Edukasi Taman Nasional Aketajawe, 4 Wisata sejarah yakni Benteng Bicoli, Bungker Peninggalan Jepang di Desa Foli dan Hatetabako, Wisata Makam Sultan zainal abidin Syah yang juga merupakan tempat wisata religi dan wisata buatan Bendungan Opiyang
” Dari ke 46 wisata alam bahari ada beberapa yang sangat trend dikalangan wisata lokal dan mancanegara, diantaranya pulau Otto, pulau plun, pulau paniki, pantai Jara-jara, Sowoli,Sil, Ubli, pantai nyaolako, pantai hatetabako, hingga wisata air terjun tiga bidadari” ungkapnya
Harmin juga menekankan pentingnya sinergi antara kelestarian lingkungan dan pembangunan infrastruktur. Menurutnya, daya tarik wisata edukasi seperti Taman Nasional Aketajawe harus tetap dijaga keasliannya sebagai paru-paru dunia sekaligus laboratorium alam bagi generasi mendatang.
Selain itu peran serta Pemerintah Desa, masyarakat, pemuda dan Pokdarwis sangat krusial dalam menjaga kelestarian wisata alam di Halmahera Timur
Harmin berharap dengan kekayaan yang lengkap ini, ekonomi lokal di sekitar destinasi dapat tumbuh seiring meningkatnya angka kunjungan wisatawan. Pungkasnya (red







