
HALTIM,PI.Com_ Sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kegiatan Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), PT Position memberikan dukungan kepada Kelompok Tani Wop Tobo Soagimalaha untuk pengembangan rumah produksi pupuk kompos dan penyediaan modal awal bahan baku utama berupa kotoran burung.
Ketua Kelompok Tani Wop Tobo Soagimalaha, Syakir Azen, menjelaskan bahwa dukungan tersebut menjadi langkah penting dalam upaya mewujudkan sistem pertanian dan persemaian yang mandiri serta ramah lingkungan.
“Melalui program PPM, PT Position membantu pembangunan rumah produksi pupuk kompos yang akan menjadi pusat kegiatan pengolahan bahan organik di tingkat desa. Selain itu, perusahaan juga memberikan modal awal berupa 50 karung (sekitar 1 ton) kotoran burung yang didatangkan dari Maba Selatan sebagai bahan baku utama produksi.” Ucapnya
Dikatakan Zakir Dalam proses pengolahan, bahan tersebut dicampur dengan material organik lain seperti serbuk kayu dan ampas sagu.
“Berdasarkan perhitungan kelompok, setiap 1 kilogram bahan baku kotoran burung dapat menghasilkan hingga 4 kilogram pupuk kompos siap pakai setelah melalui tahapan fermentasi dan pengeringan.” Ungkapnya
Syakir menambahkan, berdasarkan pengalamannya sebagai staf lingkungan (Enviro) di salah satu perusahaan tambang di Halmahera Timur, kebutuhan pupuk kompos untuk kegiatan reklamasi hutan cukup tinggi.
Salah satu anggota kelompok akan melakukan perawatan tanaman persemaian
“Bersdasarkan pengelaman saya saat bekerja di perusahaan, kebutuhan pupuk kompos di bisa mencapai 5 ton setiap tiga bulan. Melihat peluang tersebut, usaha ini memiliki prospek ekonomi yang baik untuk mendukung keberlanjutan kelompok,” jelasnya.
Produk pupuk kompos yang dihasilkan nantinya akan digunakan untuk mendukung kegiatan persemaian bibit tanaman hutan, serta berpotensi menjadi produk komersial yang dapat dipasarkan kepada pihak lain yang memerlukan pupuk organik.
Hendy Kusuma Perwakilan PT Position menyampaikan bahwa dukungan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional, khususnya melalui sektor lingkungan yang berkelanjutan.
“Program ini kami arahkan untuk menciptakan nilai tambah bagi masyarakat melalui kegiatan produktif yang tetap menjaga kelestarian lingkungan,” sambungnya
Kami berharap, rumah produksi pupuk kompos ini dapat menjadi contoh keberhasilan kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat lokal
“Melalui dukungan pembangunan rumah produksi pupuk kompos ini, PT Position dan Kelompok Tani Wop Tobo Soagimalaha berupaya menciptakan model pemberdayaan yang mengintegrasikan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Program ini diharapkan dapat memperkuat rantai nilai di sektor persemaian, mendukung kegiatan reklamasi kawasan hutan, serta menjadi contoh penerapan ekonomi hijau berbasis masyarakat” tandasnnya




