Dua Pelaku Penganiayaan Terhadap Driver Ojol Sudah Di Tetapkan Tersangka

oleh -

Porosinformasi.com – Satuan Reserse Kriminal Polres Gorontalo Kota menetapkan dua dari tiga pria yang diamakan oleh team rajawali yakni RM (25) dan ID (39) yang tercatat sebagai warga kelurahan Limba B Kecamatan Kota Selatan,dimana keduanya terbukti melakukan pengeroyokan/ penganiayaan terhadap seorang driver ojek online (ojol) di Kota Gorontalo.

Peristiwa pengeroyokan itu viral di media sosial, Dalam video berdurasi 19 detik ituĀ ID dan RM melakukan penganiayaan kepada salah satu driver ojek online pada minggu (21/08) sekitar pukul 20.00.

Baca Juga :  Diduga Terima Uang Kasus Judi, Kanit Resrkrim Polsek Penjaringan AKP M Fajar dan Tujuh anak buahnya Dipatsuskan dan Terancam Di-PTDH

 

Dalam press reales, senin (22/08) Kapolres Gorontalo Kota AKBP Ardi Rahananto,SE,SIK,M.Si yang di dampingi Kasat Reskrim Iptu Nauval Seno,STK,SIK menjelaskan bahwa sebelumnya diamankan tiga pria yang berada dalam vidio tersebut,namun setelah dilakukan penyelidikan dengan melakukan pemeriksaan terhadap saksi saksi,dua diantaranya terbukti melalukan penganiayaan terhadap driver ojek online (ojol) FK alias Boga.

 

Lebih lanjutnya Kapolres mengatakan bahwa motif peganiayaan tersebut karena sepeda motor yang dikendarai oleh korban FK yang bersenggolan dengan sepeda motor yang dikendarai pelaku RM di simpang empat,dan saat itu pelaku meminta pertanggung jawaban dari korban FK yang diduga telah menabrak motornya,namun RM mendengar suara FK makin meninggi sehingga dirinya menghubungi pamannya yakni pelaku ID dan mencari korban FK.

Baca Juga :  Polres OKU Selatan Gelar Berbagai Perlombaan Meriahkan HUT Korps Lalulintas Ke-67

Kemudian ada yang melihat sepeda motor yang menyenggolnya terparkir dan ID berhenti menghampiri FK dan sempat adu mulut,kemudian RM dan ID bersama sama melalukan penganiayaan terhadap korban FK.

“Kurang lebih Tiga jam setelah kejadian pelaku berhasil diamankan oleh team rajawali dan setelah kami periksa, RM dan ID kitaĀ tetapkan sebagai tersangka pengeroyokan”,ujar Akbp Ardi

Akibat perbuatannya keduanya disangkakan pasal 170 ayat (1) dan ayat (2) ke-1e KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. (Rizki Ramadhan/Red)

Baca Juga :  PT. Position Bersama Muslimat NU Haltim Gelar Penyuluhan dan Pelatihan Produk Olahan Kelapa VCO

No More Posts Available.

No more pages to load.