Dongkrak Potensi Wisata Daerah, Disparbud Haltim Tuntaskan Pembangunan Infrastruktur Strategis di Tiga Kecamatan

oleh -
Kepala Dinas Parawisata Halmahera Timur Muhtar Hi Muhammad

HALTIM,PI.Com – Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur melalui Dinas Pariwisata sukses merampungkan serangkaian pembangunan infrastruktur pendukung di sejumlah destinasi wisata unggulan sepanjang tahun anggaran 2025. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan serta memperkuat daya tarik objek wisata lokal di mata pengunjung domestik maupun mancanegara.

 

Kepala Dinas Parawisata dan Kebudayaan Muhtar Hi Muhammad mengatakan di tahun 2025 Pembangunan infrastruktur difokuskan pada pemenuhan fasilitas dasar yang esensial di tiga wilayah kecamatan, yakni Maba Selatan, Maba Utara, dan Wasile.

Baca Juga :  DKPP Resmi terima aduan KPU Langgar Kode Etik di Pilkada Kutai Kartanegara

 

” Kecamatan Maba Selatan Desa Sowoli Pembangunan 1 unit Ruang Ganti dan 3 unit Gazebo, Wisata Ubli Pembangunan 3 unit Gazebo, Wisata Paniki Pembangunan 2 unit Ruang Ganti dan 1 unit Gazebo. Kecamatan Maba Utara Desa Jara-Jara Rehabilitasi Cottage (Kotex) guna meningkatkan standar penginapan bagi wisatawan, Kecamatan Wasile Pembangunan 1 unit Gazebo dan rehabilitasi Ruang Ganti di destinasi Wisata Tiga Bidadari” ujarnya

 

Dikatakan Muhtar peningkatan infrastruktur ini bertujuan untuk memberikan nilai tambah pada setiap destinasi yang ada. Menurutnya, ketersediaan fasilitas yang layak adalah kunci utama dalam pengelolaan pariwisata yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Polsek Maba Selatan Limpahkan Berkas Pembunuhan Pegawai BPS Ke Kejaksaan Negeri Halmahera Timur

 

“Kami menyadari bahwa keindahan alam saja tidak cukup. Wisatawan membutuhkan fasilitas penunjang seperti ruang ganti yang bersih dan gazebo yang nyaman untuk bersantai. Dengan selesainya pembangunan di Sowoli, Ubli, Paniki, hingga Jara-Jara dan Wasile, kami berharap wajah pariwisata Haltim semakin memikat dan mampu memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat setempat,” ungkap Muhtar.

 

 

Lebih lanjut, Muhtar menekankan bahwa setelah pembangunan fisik selesai, tantangan berikutnya adalah pemeliharaan. Ia mengajak kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dan masyarakat desa setempat untuk bersama-sama menjaga fasilitas yang telah dibangun.

Baca Juga :  Sekda Haltim Resmi Buka Media Gathering PT NKA dan Insan Pers

 

“Infrastruktur ini adalah aset daerah yang dibangun untuk kesejahteraan warga. Kami ingin desa-desa wisata di Maba Selatan, Maba Utara, dan Wasile ini tumbuh mandiri. Fasilitas yang baik harus dibarengi dengan pelayanan yang ramah dan lingkungan yang terjaga kebersihannya,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.