BPBD Haltim Himbau Masyarakat Waspada Cuaca Extrem

oleh -

Porosinformasi.com

Maba_Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Halmahera Timur (HALTIM) Provinsi Maluku Utara (MALUT)meminta warga mewaspadai cuaca ekstrem sampai Februari 2023.

 

Kalaksa BPBD Halmahera Timur Darso Gadjal

Kepala Pelaksana BPBD Haltim Darso Gadjal mengatakan cuaca ekstrem berpotensi menimbulkan bencana alam di sebagian besar wilayah Haltim

Menurutnya, Cuaca Extrem yang terjadi belakangan ini di wilayah Maluku Utara dipicu efek Lanina, kondisi tekanan yang ada di Pasifik Timur dibanding dengan daerah di Pasifik Barat, suhu permukaan laut yang naik dan mengalami anomali atau penyimpangan sehinga pertumbuhan air meningkat, siklon di perairan Australia Timur dan Filipina sehingga berdampak ke laut Halmahera serta peningkatan proses pembentukan awan hujan yang cukup kuat.
Kondisi ini bakal memicu terjadinya awan petir.

Baca Juga :  Nekat Pungli dan Korupsi Mantan Kepala Desa di OKU, Jadi Warga Baru Hotel Prodeo

“Kami terus menyampaikan peringatan kewaspadaan dini guna mengantisipasi risiko kebencanaan, terjadinya bencana dan kerugian ,” kata Darso dalam keterangannya Selasa (24/01).

Darso mengatakan akibat Cuaca extrem hujan disertai petir dan gelombang tinggi yang terjadi dua hari yang lalu telah mengakibatkan banjir Rob di Kecamatan Maba tepatnya di Desa Sailal yang mengakibatkan 54 rumah warga dan 1 fasilitas umum (pasar) terendam banjir.

Lanjut Darso bukan hanya itu saja ketinggian ombak pantai 1-3 meter juga menghantam talud yang berdampak ke rumah warga dan jalan umum

Baca Juga :  BPBD Haltim Terjunkan TRC, Banjir Desa Wasile

” gelombang tinggi naik melebihi tinggi talud dan berimbas hingga ke jalan umum di pesisir jalan umum Soagimalaha bahkan di beberapa tempat di pesisir kecamatan Maba Selatan Desa Gotowasi juga berdampak ke pemukiman warga” ujarnya

Ia menambahkan BPBD hingga saat ini masih terus melakukan monitoring dan pengecekan di beberapa lokasi yang di anggap rawan terhadap bencana alam dan menghimbau masyarakat untuk waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem sebab sebagian besar wilayah Haltim menjadi daerah rawan bencana alam seperti banjir, longsor, gelombang tinggi, dan pohon tumbang.(nur

Baca Juga :  Gerak Cepat Polisi Tangkap Pria di Bekasi yang Hamili Anak Tiri dan Bunuh Bayi Hasil Hubungan Gelap

No More Posts Available.

No more pages to load.