
Halmahera Timur– Suasana tenang di Dusun Lakoda, Kecamatan Maba Selatan, Kabupaten Halmahera Timur, mendadak mencekam. Sebuah keluarga dilaporkan nyaris kehilangan nyawa setelah berhadapan langsung dengan Orang Tak Dikenal (OTK) yang menyusup ke area perkebunan warga pada Rabu (4/3/2026) dini hari.
Peristiwa bermula saat seorang warga bernama Rio Hi Leboba bersama istri dan dua anaknya yang masih balita (usia 1 dan 3 tahun) sedang berada di rumah kebun mereka di area belakang Dusun Lakoda.
Kehadiran sosok misterius tersebut pertama kali disadari Rio saat pelaku mendekat dengan gerak-gerik mencurigakan, diduga berniat merusak bangunan kebun.
Rio mengungkapkan bahwa situasi sempat berada di titik kritis karena jarak antara dirinya dan OTK tersebut sudah sangat dekat.
“OTK sudah sangat dekat dengan saya, tapi istri saya berteriak kuat-kuat ‘ambil parang!’. Mendengar teriakan itu, kami langsung bergegas pergi menyelamatkan diri,” tutur Rio saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.
Guna menghindari kejaran pelaku dan demi menjamin keselamatan kedua balitanya, Rio memutuskan untuk tidak mengambil jalur umum. Mereka terpaksa melakukan aksi pelarian ekstrem dengan menembus jalur pesisir (kelur pante) alih-alih melewati jalan tani yang biasa dilalui.
“Kami lewat jalan pintas, bukan jalan tani. Alhamdulillah, kami sekeluarga selamat dan tidak ada korban jiwa,” tambahnya dengan nada lega.
Hingga berita ini dilaporkan, situasi di Dusun Lakoda dilaporkan masih tegang. Sebagai bentuk antisipasi dan upaya pengamanan, warga setempat secara swadaya bergerak masuk ke dalam hutan untuk melakukan penyisiran demi melacak keberadaan OTK tersebut.
Sejauh ini, awak media masih berupaya mendapatkan keterangan resmi dari pihak kepolisian setempat terkait identitas maupun motif di balik aksi OTK yang meresahkan warga di wilayah Maba Selatan tersebut. (Red




